Posted by: mcenter | July 14, 2007

Gunung Lumpur Madura Satu Garis dengan Porong


Peta Geologi Jateng-Jatim dan lokasi semburan lumpur2006-10-30 21:20:00 Surabaya – Secara geologi semburan lumpur yang terjadi di Madura ternyata berada satu garis patahan dengan lumpur panas yang saat ini menyembur di sekitar lokasi pengeboran Lapindo Brantas Inc di Porong Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Demikian disampaikan M Sofyan Hadi, anggota Ikatan Ahli Geologi Indonesia Jawa Timur. “Mud Vulcano (gunung lumpur-red) itu memang satu garis atau satu patahan,” kata M Sofyan Hadi saat dihubungi detikcom melalui telepon, Senin (30/10/2006).

Menurut dia, rentetan mud vulcano yang muncul di Jawa Timur itu dari Kecamatan Geger Bangkalan Madura, Karang Anyar Sedati Sidoarjo, Gunung Anyar Rungkut Surabaya dan Porong Sidoarjo. “Semua itu dalam satu lipatan. Kalau di Porong namanya Lipatan Sekar Putih,” tuturnya.

“Sebenarnya mud vulcano itu sudah ada sejak masa lalu, jutaan tahun lalu. Hanya saja sekarang baru terjadi karena tekanan tektonik sehingga menyembur,” katanya. Ia menerangkan bahwa di Selat Madura Purba hingga Purwodadi Jawa Tengah itu mengendap lapisan vulkanik yang usianya 5 juta tahun.

Dibanding lumpur Porong, kondisi semburan lumpur yang di Madura saat ini kata Sofyan relatif lebih stabil dan aman. Lumpur yang keluar pun cenderung menurun. “Tidak akan membesar. Sebab tekanan yang di Madura sudah lepas di Porong,” imbuhnya.

Namun yang jelas, kata Sofyan, fenomena semburan lumpur di Madura yang dijuluki Bujel Tasik (pusat laut) sama sekali tidak berhubungan dengan laut. Pernyataan dia ini sekaligus mementahkan anggapan warga selama ini. “Tidak ada korelasinya dengan laut, hanya saja komposisi lumpurnya sama dengan yang di Porong,” katanya.

Informasi yang dihimpun, jika yang terjadi adalah mud volcano, maka fenomena alami ini tidak dapat dihentikan dengan mudah. Lapindo dan Timnas Penanggulangan Lumpur saat ini mengambil jalan alternatif yang dinilai paling mungkin adalah permanent disposal dengan mengalirkan lumpur ke laut.

Dalam sejarah, mud volcano pernah terjadi, berdasarkan peta geologi buatan Belanda 1938 memperlihatkan bahwa di peta Sidoarjo terdapat dua “moddervulkanen” atau “mudvolkano” (gunung lumpur) di daerah Gedangan. Satu di Poeloengan dan satu lagi di Desa Betro, Buncitan, Kalang Anyar.

Blok Brantas berada pada jalur “Active Mud Volcano” yang membentang dari Purwodadi – Cepu – Bojonegoro – Porong. Fenomena gunung lumpur juga didapati di Sangiran, Kuwu Purwodadi (masih aktif menyembur sampai sekarang), Tuban, Koneng, Bangkalan, Gunung Anyar di Rungkut Surabaya (masih aktif), Gedangan Sidoarjo, Banjarpanji fase erupsi besar, sebelah utara Probolinggo, sebelah utara Bali sampai sebelah utara Lombok (NTB). Tiga lokasi terakhir ini semuannya di bawah permukaan laut.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: